Perkuat Jati Diri Hadapi Persaingan Global

 
(Foto: Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A.)

Denpasar – Universitas Hindu Indonesia (Unhi) Denpasar dipimpin rektor baru untuk masa bhakti 2018-2022. Prof Dr. drh. I Made Damriyasa, M.S. terpilih menjadi Rektor Unhi Denpasar setelah mengalahkan tiga pesaingnya, yaitu Prof. Dr. I Putu Gelgel, S.H., M.Hum., Prof. Dr. I.B. Gde Yudha Triguna, M.S., dan Dr. I Wayan Muka, S.T., M.T.

Terpilihnya Prof. Damriyasa menjadi rektor setelah melalui tahapan penjaringan, penyaringan, konsultasi, dan pemilihan yang melibatkan tiga organ Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar yang berjumlah 10 orang terdiri atas Ketua Pembina berserta lima anggotanya, Ketua Pengawas beserta satu anggotanya, dan Ketua Dewan Pengurus berserta Sekretarisnya di Jakarta, Sabtu (6/1). Prof. Damriyasa diharapkan mampu memperkuat dan mempersatukan jati diri Unhi Denpasar dalam upaya menghadapi persaingan global.

Ketua Dewan Pengurus Yayasan Pendidikan Widya Kerthi Unhi Denpasar Prof. Dr. Phil. I Ketut Ardhana, M.A. mengatakan, Prof. Damriyasa terpilih menjadi Rektor Unhi Denpasar secara definitif melalui berbagai tahapan dengan demokratis. Adanya rektor baru yang akan dilantik pada 23 Januari mendatang, diharapkan bisa lebih memperkuat dan mempersatukan Unhi Denpasar yang selama ini terkelompok-kelompok. Dengan demikian bisa bersaing secara global dalam keilmuan yang berbasis agama Hindu dan kebudayaan Bali yang merupakan jati diri Unhi Denpasar.

Rektor baru juga diharapkan bisa mengoptimalkan sumber daya manusia dan infrastruktur Unhi Denpasar agar lebih berkualitas. Di samping itu, meningkatkan komunikasi dan kerja sama dengan pihak yayasan dalam melaksanakan program-program yang akan dilakukan sebagai upaya memajukan institusi kelembagaan.

“Selama ini tampaknya ini (kerja sama antara yayasan dan rektorat) belum dijalankan dengan baik. Kami harapkan ke depan yayasan yang terdiri atas Pembina, Pengawas, dan Pengurus dapat bekerja sama dengan pihak rektorat, sehingga berbagai tantangan di dunia global bisa dijadikan sebuah pedoman. Unhi Denpasar tidak boleh dipandang sebagai sebuah universitas yang bergerak dibidang agama saja, tetapi dari berbagai etnis lintas agama yang bisa memberikan nilai unggul dalam konteks kompetisi antaruniversitas atau perguruan tinggi swasta lainnya,” tandas Prof. Ardhana, Minggu (7/1).

Prof. Damriyasa menjabat sebagai Pembantu Rektor Bidang Akademik Unud periode 2013-2017. Pria kelahiran Karangasem, 31 Desember 1962 ini juga pernah menjadi Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Unud dua periode (2006-2010 dan 2010-2014), Guru Besar Fakultas Kedokteran Hewan Unud dan Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia pada tahun 2012. Ia menyelesaikan pendidikan S-3 di Justus Liebieg University, Giesse, Jerman pada tahun 2001 dengan predikat Magna Cumlaude.

Source: Koran Bali Post, Senin Pon, 8 Januari 2017