Artikel Pada Kategori "Artikel Pilihan"

Genta dalam Fisiologi Jantung Manusia

kategori: Artikel Pilihan
Demikian mantra pada saat sang pandita melakukan penyucian terhadap genta yang akan digunakan untuk memimpin upacara. Apa yang dapat kita pahami dari alat pemujaan tersebut? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia arti genta sendiri adalah alat bunyi-bunyian yang terbuat dari logam berbentuk cangkir terbalik dengan sebuah pemukul yang tergantung tepat di porosnya dalamnya, apabila pemukul itu mengenai dinding cangkir, cangkir tersebut akan menghasilkan bunyi-bunyian. selengkapnya

Siswa Hindu yang Merdeka

kategori: Artikel Pilihan
Merdeka dalam konteks Hindu sering disebut mahardika, merupakan sesuatu yang sangat didambakan tiap orang, termasuk para siswa. Hal ini terbukti ketika salah seorang guru tidak bisa mengajar karena sesuatu dan lain hal, maka para siswa menyambutnya dengan penuh suka cita, sebagai ekspresi dari sebuah rasa kemerdekaan. Kondisi ini tidak hanya terjadi pada para siswa di daerah-daerah pedesaan, tetapi dialami pula oleh para siswa di daerah-daerah perkotaan, termasuk para siswa Hindu. selengkapnya

Damuh

kategori: Artikel Pilihan
Air embun (dalam bahasa Bali disebut damuh) adalah uap air yang mengalami proses pengembunan, proses berubahnya gas menjadi suatu butir cairan. Damuh biasanyan muncul pada pagi hari, di kaca jendela atau bisa juga di atas daun. Damuh ini sering terlihat di ujung daun ilalang, ujung daun padi, diremrumputan di pagi hari. Di pedesaan keberadaan damuh ini sangat dirasakan dan sering menjadi bahan pembuatan peribahasa dalam teks-teks sastra, bagaikan embun dipagi hari yang sangat jernih, bening, suci demikian ibarat yang sering kita dengar. selengkapnya

Mahardika: Terbebas dari budak Indriya

kategori: Artikel Pilihan
Merdeka artinya bebas, tidak terikat, atau tidak dijajah, dapat diartikan lepas dari segala ikatan yang tidak pantas atau layak, sehingga menjadi bebas untuk menentukan nasib sendiri demi segala kebaikan. Mahardhika merupakan asal dari kata merdeka dalam bahasa Indonesia. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) 1). mahardika berarti berilmu (cerdik, pandai, bijak); 2). Berbudi, luhur; 3). Bersifat bangsawan. Dalam bahasa portugis terdapat kata mardijkers (baca “mardeykeers”) yang memiliki persamaan dengan mahardhika adalah mantan budak Portugis yang dibebaskan Belanda di Melaka, dan diangkut ke Batavia selengkapnya

Mahardhika dalam Manajemen

kategori: Artikel Pilihan
Mahardika atau merdeka dapat diartikan terbebas dari segala macam belenggu, aturan, dan kekuasaan dari pihak tertentu. Merdeka merupakan sebuah rasa kebebasan bagi setiap orang untuk mendapatkan hak dalam melakukan apapun. Dalam sebuah negara, merdeka berarti bebas dari belenggu, kekuasaan dan aturan bangsa lain (penjajah). selengkapnya

Jalan Menuju Mahardika

kategori: Artikel Pilihan
Mahardika atau merdeka mungkin hanya representasi dari ekspresi kata, bukan fakta. Maknawinya bisa sangat luas, bahkan selalu bersifat lake atau kurang. Juga tentu saja relatif. Yang pasti, merdeka adalah sesuatu yang diperjuangkan, bukan terberi, tidak juga hadiah gratis. Pesan heroik dari sebuah bangsa yang merdeka, entah berjuang dengan kekerasan maupun nirkekerasan ala Mahatma Gandhi di India, sama saja. Ada perjuangan di dalamnya. Merdeka berarti berjuang, kemerdekaan adalah perjuangan. selengkapnya

Mahardikaning Kakawin

kategori: Artikel Pilihan
Sejenak, mari heningkan cipta bernostalgia, bercengkrama dan menunggal dengan karya sastra gita kakawin masa lampau. Dalam laku menemukan dan menghayati hakekat mahardika yang konon disamakan dengan kata merdeka. Menyebut kata merdeka atau mahardika, tentu sebagai manusia sadar yang hidup pada negara berdaulat, sebagai bangsa Indonesia, imajinasi terngiang bulan Agustus, bulan penuh suka cita memperingati hari kemerdekaan RI. selengkapnya

Wanita Hindu: Mahkota Keluarga

kategori: Artikel Pilihan
Peradaban Hindu merupakan peradaban tertua yang dikenal di muka bumi ini. Di mana menurut teori antropologi, peradaban dihasilkan setelah manusia mengalami fase-fase panjang kebuasan (savagery). Peradaban manusia mulai dihasilkan dalam fase domistikasi. Di mana pada fase tersebut kehidupan manusia mulai hidup menetap pada suatu lingkungan teritori dengan membentuk lingkungan social kemasyarakatan. selengkapnya

Niti Yoga

kategori: Artikel Pilihan
Seorang pemimpin yang baik adalah sekaligus ia yang mahir dalam Yoga. Rsi Chanakya mengindikasikan hal ini dalam karyanya Kautilya Niti Sastra, sebagaimana kutipan di atas. Chanakya mengatakan bahwa seorang pemimpin mesti memiliki paling tidak empat kualifikasi di dalam dirinya, yakni: pertapa, orang yang telah puas dalam kehidupan duniawi, mereka yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan welas asih tanpa batas. Jika tidak demikian, pemimpin yang ada akan menjadi sekedar penguasa, bukan pelayan selengkapnya

Sabdopalon dalam Konsep Ratu Adil

kategori: Artikel Pilihan
Ratu berasal dari kata rat yang berarti bumi. Tempat tinggalnya disebut ke-rat-on atau keratin. Kata ratu biasanya diartikan sebagai raja yang berjenis kelamin perempuan (queen), sedangkan raja laki-laki disebut lord. Dalam bahasa Jawa Kuna ratu berasal dari kata ra artinya “terhormat” dan tu artinya seseorang atau orang, jadi ratu artinya orang yang terhormat. Namun, dalam falsafat Jawa pengertian ratu adalah orang yang memiliki kekuatan mutlak, yang dalam dirinya terpusat bhuwana alit (mikrokosmos) dan bhuwana agung (makrokosmos). selengkapnya